CEO RRQ, Andrian Pauline, menuturkan cerita dibalik bubarnya divisi Dota 2 sehingga ia ingin mendatangkan IYD.

Biaya transfer ke Elephant. 4AM belum selesai, ViCi Gaming tidak akan mengizinkan Eurus bermain!

Pada April 2019 lalu, organisasi esports Indonesia Rex Regum Qeon (RRQ) resmi membubarkan divisi Dota 2 miliknya.

CEO RRQ Andrian Pauline atau biasa disapa AP, menceritakan bagaimana RRQ bertahan bahkan ingin merekrut InYourdreaM (IYD) sebelum akhirnya memutuskan untuk membubarkan divisi Dota 2.

CEO RRQ dan Dejet
Foto melalui: YouTube Dejet

BACA JUGA: IYD Out Of The Tigers Karena Belum Dibayar? Ini penjelasan Xepher

“Kami kekurangan regenerasi. Kami sudah menggunakan hampir semua pemain, lho. Bahkan InYourdreaM pernah ingin melakukan uji coba, kami hanya berurusan dengan harga.

Tapi intinya sudah tidak ada lagi pemain baru, yang tersisa hanya pemain lama… Kalau saya tidak salah Azur4 dan kawan-kawan baru saja akan menyelesaikan kontrak, kita (RRQ) tunggu.

Dan pada akhirnya juga tidak berhasil. Apakah Anda benar-benar ingin membuat tim, tapi kau tahu kami sudah mencobanya pertarungan, Kami memiliki pelatih dari Sri Lanka, kami memiliki pelatih dari Filipina, kami memiliki pemain dari Australia, Pinoy.

Artinya kalau kita tidak serius, kita tidak suka atau tidak suka namanya apa dan ketika akhirnya saya putuskan bubar saya bilang tidak berarti tidak ada selamanya, "kata AP.

Semoga jika liga regional sudah dilaksanakan oleh Valve, RRQ dan organisasi esports lainnya bisa membuka kembali divisi Dota 2 sobat RevivaL. Ikuti timeline RevivaLTV di YouTube, Instagram, Facebook dan Revivalpedia untuk mendapatkan informasi terbaru tentang esports.

Postingan CEO RRQ Jelaskan Pembubaran Divisi Dota 2 Hingga Hampir Menghadirkan IYD! muncul pertama kali di RevivalTV.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here